Rabu, 10 Oktober 2012

ARRAY 1 DIMENSI DAN MULTI DIMENSI
  
apa yang kamu ketahui tentang array 1 dimensi  dan multi dimensi? yuks kita baca terlebih dahulu.... ARRAY 1 DIMENSI
Definisi array
Suatu urutan lokasi yang berdampingan (contiguous) yang dapat diakses dengan satu 
nama tunggal dan diikuti subskrip integer (index array).  Variabel Jamak (lebih dari satu lokasi penyimpanan) dengan indeks yang 
digunakan sebagai penunjuk urutan data.  Struktur data yang menyimpan sekumpulan  elemen yang bertipe sama, dimana setiap 
elemen diakses secara langsung melalui indeksnya. 
 Kumpulan dari nilai-nilai data (elemen array/larik) yang bertipe sama dalam urutan 
tertentu (ditunjukan oleh  subsricpt atau indeks) yang menggunakan sebuah nama yang 
sama. Nilai-nilai tersebut disebut dengan elemen-elemen array dengan urutan tertentu 
yang ditunjukan dengan index array. 
 Tipe data terstruktur yang terdapat dalam  memori yang terdiri atas sejumlah elemen 
(tempat) yang mempunyai tipe data yang sama dan merupakan gabungan dari beberapa 
variable sejenis serta memiliki jumlah komponen yang tetap.3
 Suatu variabel yang merepresentasikan daftar (listI) atau kumpulan data yang memiliki 
tipe data sama. Setiap data yang terdapat dalam array tersebut (disebut juga sebagai 
elemen array) menempati alamat memori yang berbeda, untuk mengakses nilai dari 
suatu elemen array digunakan indeks


Setiap elemen array dapat di akses melalui indeks,indeks array secara default mulai dari nol 
Array 1 dimensi adalh list dari variabel berelasi.contoh penggunaanya ,array ini dapat dipakai untuk menyimpan nomor account dari user yang sedang menggunakan network.
untuk dapat mendeklariskan array di java,adalah sebagai berikut:

Cara 1 : TipeArray[] namaArray

Cara 2 : TipeArray namaArray[]


type menjelaskan tentang tipe data yang di simpan di array,size adalah jumlah elemen yang disimpan di array.
semua array dalam java secara dinamis akan dialokasikan dengan menggunakan operator new.

Declare (membuat reference variabel array) 
 Construct (membuat object array)
 Initialize (mengisi element-element array untuk pertama kalinya)

                                     Alokasi Array


Array-name = new type [size|
  
berikut adalah contoh-contoh deklarasi array
Deklarasi  Array
                                                            Int data [ ]

Tipe  Data
 
                                                            Char name [ ];
                                                                 Double  skor []        


                                                                       String name [ ]

sedangkan untuk melakukan alokasi array formatnya adalah sebagai berikut 
Alokasi  Array

           Data=new int [10];
Nama=New char [5];
                   Skor =new double [20];
                        Nama=new string [10];


pada deklarasi tersebut ,ketika data pertama kali dibuat bernilai null karena tidak merrefer ke objek fisik manapun.
deklarasi dan alokasi array bisa dilakukan sekaligus dengan format sebagai berikut:
Alokasi Array
Type array-name =new type [size]
contoh deklarasi array berikut ini:
Contoh-contoh Deklarasi Array

                 Int data=new int [10];
 Char nama=New char [15];
               Double=new skor [10];
                String=new nama[100];


Jenis Array  
Array adalah struktur data yang statis, artinya jumlah elemen array harus diketahui 
sebelum program dieksekusi. Jumlah elemen  array tidak dapat diubah, ditambah atau 
dikurangi selama pelaksanaan program. Oleh karena itu, perlu diperhitungkan dengan cermat 
pemesanan tempat untuk suatu array. Array dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu : 
1. Array 1 (satu) dimensi, array yang terdiri dari satu baris dan banyak kolom atau satu 
kolom dan banyak baris. 
2. Array 2 (dua) dimensi, array yang terdiri dari banyak baris dan banyak kolom 
3. Array n dimensi, array yang tidak hanya terdiri dari baris dan kolom.

Array Satu Dimensi 
Array satu dimensi dapat kita gambarkan sebagai berikut : 
0  1  ….  n  Index Array
Elemen Array 
   Nilai Array 
Gambar 7.1 Array Satu Dimensi (satu baris dan banyak kolom) 
0 
1 
2 
… 
n 
Elemen
Array
Index  
Array 
  Nilai   
  Array 
Gambar 7.2 Array Satu Dimensi (satu kolom dan banyak baris) 
Elemen array diproses secara beruntun melalui indeks terurut, asalkan indeks tersebut 
sudah terdefinisikan. Elemen array tersebut diproses mulai dari elemen pertama sampai 
elemen terakhir atau sebaliknya secara berurutan. 
Cara pendeklarasian array 1 dimensi mirip dengan cara pendeklarasian variabel dengan 
tipe data tertentu. Hanya terdapat penambahan tanda kurung siku (“[“ dan “]”)  untuk 
menunjukan jumlah maksimum data yang dapat ditampung oleh variabel array tersebut. 
Jumlah data minimum yang dapat ditampung di dalam sebuah array adalah 1. Sintaks 
penulisannya : 
Pada C/C++, untuk mendeklarasikan variable array kita dapat menuliskannya 
sebagai berikut :
Tipe_Data Nama_Array[Jumlah_Elemen]; 
Contoh : int Nilai[25 ]; float Gaji[500]; 
Atau dapat juga kita deklarasikan disertai dengan inisialisasi nilai untuk array 
tersebut dan dituliskan sebagai berikut : 
int Nama_Array[Jumlah_Elemen] = {elemenke-0,…, elemen ke-N}; 
Contoh : int Nilai[5] = {0,1,2,3,4,5}; 
   Pada algoritma dan baha pemrograman yang umum, indeks array dimulai dari 
angka 1 (satu), sedangkan pada bahasa C/C++ index array dimulai dari angka 
0 (nol).

Membuat Array
array dibuat dengan menggunakan keyword new.contoh di bawah ini membuat sebuah array dengan tipe primitf chart:
S=new char [26];
indeks array dimuali denagan angka nol ,batasan legal untuk nilai indeks ini adalah dari nol hingga jumlah elemnen array- 1.apabilaprogram berusaha mengakses  array diluar batas yang legal,maka akn muncul runtime  exeception,untuk membuat  Array  dengan elemen obyek,gunakan cara penulisan berikut 
p= new point (10);
pernyataan  tersebut tidak membuat 10 obyek point .untuk membuat obyek point.
p[0] =new point (0,1);
p[1]= new point(1,2);
........

ARRAY MULTI DIMENSI
Java memungkinkan adanya array dengan dimensi lebih dari 2.bentuk umum dari inisilalisasi array multidimensi lebih dari 2 adalah:
Deklarasi Array Multidimensi
Type namaArray [][]-[] =new type [] []….[];

contoh deklarasi array integer 3 dimensi dengan ukuran 3x5x8;

Deklarasi Array Multidimensi
Int Array 3D [] [] [] =new int [3] [5] [8];

Array multidimensi dapat diinisalisasikan dengan cara berikut:

Inisialisasi Array Multidimensi
Type namaArray [] []…[]=(
{val,val,…va1},
{val,val,….va1},
.
.
.
{val,val,…val}
};

Array sebagai argument
array dapat dijadikan passing argument untuk suatu method seperti juga tipe data yang lain. ketika array dijadikan passing argumrnt semua tugas yang dibuat terhadap array di dalam method akan membuat alias untuk array tersebut.

Cara  Penendeklarasian Array  Array Multi  Multi  Dimensi ( Dimensi (BBerdimensi  BBerdimensi BBanyak) BBanyak)   
Cara pendeklarasian array multi dimensi mirip dengan cara array 1 dimensi. Hanya 
terdapat penambahan tanda kurung siku (“[“ dan “]”)  untuk menunjukan jumlah maksimum 
data yang dapat ditampung oleh variabel array tersebut.   
  
Pada C/C++, untuk mendeklarasikan variable array multi dimensi kita dapat 
menuliskannya sebagai berikut :
Tipe_Data Nama_Array[Jumlah_Elemen1] ]...[Jumlah_Elemen n];  emen n];  
Contoh : 
int Array[10][5]; //deklarasi array 2 dimensi 
double Jumlah[7][1][3]; //deklarasi array 3 dimensi
float Total[5][6][1][2]; //deklarasi array 4 dimensi, dst…
Cara PPengaksesan PPengaksesan Array  Array Array Multi  Dimensi Array Multi  Dimensi   
Untuk dapat memasukan suatu nilai atau melihat isi  dari suatu array kita harus 
menentukan posisi dimana nilai tersebut disimpan. Untuk mengakses elemen array dapat 
kita lakukan dengan perintah   
  
Pada C/C++, untuk mengakses elemen array dapat kita lakukan dengan perintah 
sebagai berikut :
Nama_Array[indeks_Elemen1] ]...[indeks indeks_Elemen n]; _Elemen n];   
Contoh : 
Ary[10]; //akses elemen array Ary pada indeks ke-10
Jumlah[7][1]; // akses elemen  array Jumlah pada indeks baris ke-7 dan indeks 
kolom ke-1 
Total[5][6][1]; // akses elemen  array Total pada indeks x ke-5 dan indeks y ke-6 
dan indeks z ke-1, dst…
Setelah posisi ini kita ketahui, kemudian kita bisa melakukan operasi pada array atau nilai 
dalam array tersebut. Operasi yang dapat dilakukan  pada sebuah array sangat beragam 
tergantung kebutuhan pengguna program tersebut.   
ARRAY Multidimensi
Dalam java ,dapat dibuat array dari array sehingga dinami array multidimensi .contoh berikut ini memperlihatkan cara memperlihatkan cara membuat array dua dimensi:
contoh berikut ini car memperlihatkan cara membuat array dua dimensi:
 int twoDim [] []=new int  [4] [];
twoDim [0]= new int [5];
twoDim [1]=new int [5];

Array dari Array yang bersifat non-rectanguler dapat dibuat seperti dalam contoh berikut:
twoDim [0]= new int [2];
twoDim [1]=new int [4];
twoDim [2]=new int [6];
twoDim[3]=new int;[8]
Untuk membuat array dari array yang rectanguler dengan cara mudah ,gunakan bentuk berikut ini:
int twoDim [] [] =new int [4] [5];


Contoh program : [1]
Program 08

package array;

public class MultiDimensi02
{
    public static void main(String[] args)
    {
        int[][] myInt;
        myInt = new int[3][]; // sudah ada 1 object array
        myInt[0] = new int[9]; //sudah ada 2 object array
        myInt[1] = new int[2]; //sudah ada 3 object array
        myInt[2] = new int[5]; //sudah ada 4 object array
       
        System.out.println("myInt.length = " + myInt.length);
        System.out.println("myInt[0].length = " + myInt[0].length);
        System.out.println("myInt[1].length = " + myInt[1].length);
        System.out.println("myInt[2].length = " + myInt[2].length);
    }
}

Program di atas akan menghasilkan :
myInt.length = 4
myInt[0].length = 9
myInt[1].length = 2
myInt[2].length = 5
Keterangan :
Program di atas akan menghasilkan 4 object array, dimana keseluruhan object tersebut dapat menampung 16 nilai int.

Program di atas dapat diilustrasikan sbb : [1]

http://catatan.desdrianton.net/scjp/content/ARRAY_files/image002.gif





http://catatan.desdrianton.net/scjp/content/ARRAY_files/image002.gif


3. INITIALISASI

3.1 Inisialisasi element dengan nilai default

  • Sebenarnya, ketika kita mengkonstruksi suatu array dengan operator new, semua element-element array itu diinisialisasi ke nilai default dari dari TipeArray-nya (kecuali anonymous array). [1&3]
Berikut ini adalah table nilai default saat konstruksi : [1&3]
Tipe Element
Initial value
byte
0
short
0
int
0
long
0L
char
’\u0000’
float
0.0f
double
0.0d
boolean
false
Object reference
null

Contoh : [1]
Program 09

package array;

class NilaiDefaultKonstruksi01
{
    public static void main(String[] args)
    {
        int[] i = new int[10];
        char[] c = new char[10];
        float[] f = new float[10];
        boolean[] b = new boolean[10];
        Object[] o = new Object[10];
       
        if(i[0] == 0)
            System.out.println("Nilai default int adalah 0");
        if(c[0] == '\u0000')
            System.out.println("Nilai default char adalah '\\u0000'");
        if(f[0] == 0.0f)
            System.out.println("Nilai default float adalah 0.0f");
        if(b[0] == false)
            System.out.println("Nilai default boolean adalah false");
        if(o[0] == null)
            System.out.println("Nilai default object reference " +
                    "adalah null");
       
    }
}

Program di atas akan menghasilkan :
Nilai default int adalah 0
Nilai default char adalah '\u0000'
Nilai default float adalah 0.0f
Nilai default boolean adalah false
Nilai default object reference adalah null



sumber: danangjunaedi.files.wordpress.
http://nice.or.id/qtcurriculum/hol/chapter3.pdf
buku pemograman widyatama.



Selasa, 11 September 2012

alllogaritma


  1.  


    Windows versi 32-bit dan 64-bit. Apa bedanya? Jelas bukan hanya soal angka lho. Perbedaan versi ini menentukan program apa saja yang bisa berjalan di laptop-mu. Selain itu, kamu tidak bisa sembarangan menginstall Windows tanpa menyesuaikan versinya dengan spesifikasi laptop-mu lho. Makanya, penting untuk mengetahui apa perbedaan Windows versi 32-bit dan 64-bit.
    Istilah 32-bit and 64-bit merujuk pada cara prosesor komputer, menangani informasi. Versi 64-bit menangani sejumlah besar RAM lebih efektif dibandingversi 32-bit. Jadi, untuk RAM dalam jumlah besar terinstall di laptop-mu (biasanya 4GB atau lebih), versi 64-bit lebih responsif saat menjalankan beberapa program bersamaan.
    Untuk dapat menginstall Windows versi 64-bit atau 32-bit, maka Anda harus menyesuaikan spesifikasi laptop-mu. Jika laptop-mu sanggup menjalankan versi 64-bit maka tidak masalah untuk menginstall versi tersebut. Namun jika tidak, maka pakailah versi 32-bit.
    Hal lain yang perlu Anda tahu adalah bahwa sebagian besar program yang didesain untuk versi 32-bit biasanya dapat berjalan di versi 64-bit, namun program yang didesain khusus untuk versi 64-bit tidak dapat berjalan pada versi 32-bit. Berbeda dengan program, driver yang didesain khusus untuk versi 32-bit tidak akan bekerja pada komputer yang menggunakan versi 64-bit, begitu pula sebaliknya.
    Sebagian dari Anda mungkin membeli laptop yang sudah terinstall dengan Windows dan ingin tahu versi berapakah Windows yang terinstall di dalam laptop. Untuk mengetahuinya, kamu bisa melakukan langkah berikut ini:
    • Klik start, kemudian klik kanan pada ‘Computer’ dan pilih ‘Properties’
    • Di bawah tab ‘System’ kamu bisa melihat tipe sistem yang terinstall di laptop-mu. Biasanya versi 32-bit tertulis sebagai x32 dan versi 64-bit tertulis sebagai x64
    Tadi adalah cara mengecek pada laptop yang menggunakan Windows 7 atau Vista sebagai OS. Untuk Anda yang menggunakan Windows XP bisa melakukan langkah berikut:
    • Klik start, kemudian klik kanan pada ‘Computer’ dan pilih ‘Properties’
    • Jika kamu tidak melihat tulisan ‘x64 Edition’ berarti versi Windows-mu adalah 32-bit. Sedangkan jika ada tulisan ‘x64 Edition’ berarti versi Windows-mu adalah 64-bit.
    Source: AcerID
    0

    Add a comment



  2.  






    TUGAS ALOGARITMA 1

    Perbedaan antara komputer 32 bit dengan 64 bit



    Di dunia komputer kita sering mendengar perkataan 32 dan 64 bit. Perkembangan teknologi sangat meningkat dengan pesat, belum lagi puas menikmati produk yang baru, sudah muncul produk yang lebih baru. Sekarang ini dikenal beberapa produk OS seperti
    1. Windows Xp 32 bit
    2. Windows Xp 64 bit
    3. Windows Vista 32 Bit
    4. Windows Vista 64 bit
    5. Windows 7 32 bit
    6. Windows 7 64 bit
    7. Linux 32 bit atau 64 bit
    Dalam dunia komputasi personal, 32-bit dan 64-bit mengacu pada jenis unit pengolahan pusat, sistem operasi, driver, program perangkat lunak, dll yang memanfaatkan bahwa arsitektur tertentu. 32-bit hardware dan software sering disebut sebagai x86 atau x86-32. hardware 64-bit dan software sering disebut sebagai x64 atau x86-64.
    Banyak orang yang belum mengerti apakah itu perbedaan OS 32 bit dan 64 bit, mereka mendengar bahwa software os 64 bit lebih bagus dari 32 bit, dan mereka langsung membeli, tapi ketika mereka hendak menginstall di komputer mereka, ternyata os tersebut tidak bisa diinstall pada komputer mereka, mengapa??
    Untuk memahami hal tersebut pada posting kali ini akan dibahas apa itu sebenarnya 32 bit dan 64 bit.
    System 32-bit memanfaatkan data dalam potongan 32-bit sedangkan sistem 64-bit memanfaatkan data dalam potongan 64-bit. Secara umum, semakin banyak data yang dapat diolah sekaligus, sistem semakin cepat beroperasi. Ada beberapa keuntungan lainnya untuk sistem 64-bit juga, paling praktis untuk kemampuan menggunakan jumlah data yang secara signifikan lebih besar dari memori fisik.
    Tetapi penggunaan software OS 32 bit dan Os 64 bit harus mengikuti hardware yang mendukung apakah komputer anda siap untuk menggunakan OS 64 bit atau hanya dapat menggunakan OS 32 bit saja. Kebanyakan prosesor lama saat didasarkan pada arsitektur 32-bit dan 32-bit tidak dapat menggunakan system OS 64 bit. Dengan perkembangan teknologi, saat ini banyak prosessor diciptakan pada arsitektur 64 bit dan mendukung sistem operasi. Prosesor ini juga sepenuhnya kompatibel dengan sistem operasi 32-bit.
    Sedikit keterangan tentang processor 32 bit dengan 54 bit, pada dasarnya cara komputer menyimpan data atau membuat referensi untuk data, memori, dll dalam bentuk bit dengan nilai 1 atau 0, itu disebut “digit biner”. Jadi kode biner aliran 1 dan 0, seperti urutan acak 100100100111. Bit-bit ini juga menunjukkan bagaimana prosesor Anda melakukan perhitungan. Dengan menggunakan prosesor 32 bit Anda dapat mewakili nomor dari 0 sampai 4.294.967.295 sementara untuk processor 64-bit dapat mewakili angka 0 sampai 18.446.744.073.709.551.615.
    Bagaimana anda mengetahui bahwa Windows anda bekerja untuk mesin 32 – atau mesin 64-bit?
    Untuk Windows Vista dan Windows 7
    Lakukan cara ini :
    Metode 1: Melalui  Control Panel
    • Klik Start Tombol Start, Ketik system di kotak Start Search, kemudian klik system dalam daftar Program.
    • Sistem operasi adalah ditampilkan sebagai berikut:
      • Untuk versi system 64-bit: 64-bit Operating System muncul untuk Jenis Sistem di bawah Sistem.
      • Untuk versi sistem operasi 32-bit: 32-bit Operating System muncul untuk Jenis Sistem di bawah Sistem.
    Metode 2 : Dengan menggunakan System Informasi Windows
    • Klik Start, ketik System pada kotak Start Search, lalu klik pilihan System Informasion
    • Pilih System Summary pada panel pilihan, maka Operating system akan ditampilkan sebagai berikut
      • Untuk Operating system 64 bit; tertulis, x64 bit-based PC untuk type system
      • Untuk operating sytem 32 bit, tertulis x86-based PC untuk type system
    Metode 2 : Melihat System Informasi Windows
    • Klik Start, kemudian klik Run
    • Ketik perintah winmsd.exe, pada kotak teks kemudian klik Ok
    • Klik peilihan System Summary pada panel navigasi, pada informasi kotak di sebelah kanan cari item Processor, maka bila tampil tulisan :
      • X86, berarti komputer anda bekerja dengan windows 32 bit
      • ia64 atau AMD64, berarti komputer anda bekerja pada windows 64 bit
    Bagaimana anda mengetahui bahwa Motherboard anda dapat menggunakan Processor 64 bit
    Metode 1 : Dari buku Manual
    Saat anda membeli motherboard, disertakan buku manual, anda dapat melihat type soket processor dan bila di buku tersebut tertulis kompatibel untuk processor 64 bit maka anda dapat menggunakan processor 64 bit.
    Metode 2 : Dengan menggunakan sorftware CPU Z
    • Download Software CPU-Z
    • Jalankan software terebut, lalu klik tab CPU
    • Lihat pilihan “Package” atau instruction, contohnya akan terlihat processor MMX, SSE, SSE2, SSE3. x86-64, berarti Motherboard dan Processor anda support untuk 64 bit, bila hanya tulisan x86, berarti komputer anda tidak support untuk 64 bit
    Manfaat sebenarnya dari mengatur ini tidak berasal dari jumlah bit, tetapi oleh struktur yang lebih baik dari sistem 64 bit dibanding dengan sistem 32 bit. Sebuah prosesor 64-bit yang dibuat dengan proses silikon yang lebih maju, memiliki transistor lebih banyak, dan kecepatan lebih cepat.
    Adapun sistem operasi 64-bit dan perangkat lunak, sangat banyak, tetapi tidak ada yang dalam versi final. Microsoft telah merilis versi beta dari Windows XP dengan mengambil keuntungan dari teknologi 64 bit, tapi masih ada masalah. Masalahnya adalah ketika Anda menjalankan program perangkat lunak 32-bit dalam lingkungan sistem operasi 64-bit. Banyak program tidak akan bekerja dengan baik, seperti Adobe Acrobat dan Windows Media Player, misalnya. Masalah lain adalah RAM. Anda benar-benar membutuhkan sekitar 4 GB RAM untuk mendapatkan kemampuan yang penuh dari prosesor 64-bit, sedangkan pemilik PC yang memiliki memori yang kurang dari 1 GB disarankan tidak menggunakan system 64 bit.
    Dengan mengetahui kemampuan komputer anda apakah menggunakan system 32 bit atau 64 bit, dan juga mengetahui apakah processor anda 32 bit atau 64 bit, maka anda tidak salah untuk memilih software yang disediakan seperti :
    1. Sekarang setiap driver hardware terdiri dari 2 instaler system antara 32 bit atau 64 bit, dengan demikian anda dapat memilih driver yang sesuai dengan komputer anda.
    2. Memilih OS atau CD OS, yang sesuai dengan kemampuan komputer anda.
    3. Menginstall atau mencari, membeli software-software yang disesuaikan dengan kemampuan komputer .
    sumber: www.edukasi.com
    Perbedaan Windows 32-bit dan Window 64-bit.
    Saat ini kita sering mendengar istilah windows 32 bit dan 64-bit Perbedaan32-bit dan 64-bit pada dasarnya mengacu pada teknologi pemroses (processor) pada komputer mengenai bagaimana menangani informasi.Adanya Windows32-bit dan 64-bit mengacu pada kemampuan processor yang dapat menjalankan jenis Windows ini. Windows 64-bit hanya dapat diinstall padakomputer yang processornya sudah mempunyai kemampuan 64-bit, dan Windows 32-bit dapat diinstall baik pada processor dengan kemampuan 32-bit maupun 64-bit. Perbedaan versi 32-bitdan 64-bit pada suatu software Windows ini mengacu pada edisi Windows yang digunakan, apakah Windows 32-bit atau 64-bit. Suatu software yang didesain untuk Windows 64-bit hanya bisa digunakan pada Windows 64-Bit, sedangkan software yang didesain untuk Windows 32-bitmasih mungkin bisa digunakan pada Windows 64-Bit tetapi tidak berlaku untuk semuasoftware.sebagai kesimpulan windows 64-bit mempunyai kemampuan 2 kalinya kemampuanwindows 32-bit. Sebagai contoh Pada arsitektur 32-bit, addressing registers mampu 'menunjuk' posisi memory dari 0 s/d 4'294'967'295 (4 GiB - 1). Inilah yang mengakibatkan muncul "batasan 4 GiB" pada sistem berbasis arsitektur 32-bit.
    Pada arsitektur 64-bit, addressing registers mampu 'menunjuk' posisi memory dari 0 s/d 18'446'744'073'709'551'615 (16 EiB - 1). Seperti kita lihat, tidak ada lagi 'batasan 4 GiB' pada sistem berbasis arsitektur 64-bit.
     supaya kita dapat memperoleh keunggulan sistem 64-bit, maka baik software dan hardware harus mendukung.
    Software 32-bit jalan di hardware 64-bit tidak bisa memanfaatkan kelebihan arsitektur 64-bit. (Software hanya akan menggunakan 32-bit saja dari 64-bit yang tersedia; 32-bit sisanya tidak dikenali) ==> disebut mode 32-bit.
    Sebaliknya, software 64-bit tidak bisa jalan di hardware 32-bit karena kebutuhannya akan lebar 64-bit tidak bisa dipenuhi.
    0

    Add a comment



  3.  






    TUGAS ALOGARITMA 1

    Perbedaan antara komputer 32 bit dengan 64 bit



    Di dunia komputer kita sering mendengar perkataan 32 dan 64 bit. Perkembangan teknologi sangat meningkat dengan pesat, belum lagi puas menikmati produk yang baru, sudah muncul produk yang lebih baru. Sekarang ini dikenal beberapa produk OS seperti
    1. Windows Xp 32 bit
    2. Windows Xp 64 bit
    3. Windows Vista 32 Bit
    4. Windows Vista 64 bit
    5. Windows 7 32 bit
    6. Windows 7 64 bit
    7. Linux 32 bit atau 64 bit
    Dalam dunia komputasi personal, 32-bit dan 64-bit mengacu pada jenis unit pengolahan pusat, sistem operasi, driver, program perangkat lunak, dll yang memanfaatkan bahwa arsitektur tertentu. 32-bit hardware dan software sering disebut sebagai x86 atau x86-32. hardware 64-bit dan software sering disebut sebagai x64 atau x86-64.
    Banyak orang yang belum mengerti apakah itu perbedaan OS 32 bit dan 64 bit, mereka mendengar bahwa software os 64 bit lebih bagus dari 32 bit, dan mereka langsung membeli, tapi ketika mereka hendak menginstall di komputer mereka, ternyata os tersebut tidak bisa diinstall pada komputer mereka, mengapa??
    Untuk memahami hal tersebut pada posting kali ini akan dibahas apa itu sebenarnya 32 bit dan 64 bit.
    System 32-bit memanfaatkan data dalam potongan 32-bit sedangkan sistem 64-bit memanfaatkan data dalam potongan 64-bit. Secara umum, semakin banyak data yang dapat diolah sekaligus, sistem semakin cepat beroperasi. Ada beberapa keuntungan lainnya untuk sistem 64-bit juga, paling praktis untuk kemampuan menggunakan jumlah data yang secara signifikan lebih besar dari memori fisik.
    Tetapi penggunaan software OS 32 bit dan Os 64 bit harus mengikuti hardware yang mendukung apakah komputer anda siap untuk menggunakan OS 64 bit atau hanya dapat menggunakan OS 32 bit saja. Kebanyakan prosesor lama saat didasarkan pada arsitektur 32-bit dan 32-bit tidak dapat menggunakan system OS 64 bit. Dengan perkembangan teknologi, saat ini banyak prosessor diciptakan pada arsitektur 64 bit dan mendukung sistem operasi. Prosesor ini juga sepenuhnya kompatibel dengan sistem operasi 32-bit.
    Sedikit keterangan tentang processor 32 bit dengan 54 bit, pada dasarnya cara komputer menyimpan data atau membuat referensi untuk data, memori, dll dalam bentuk bit dengan nilai 1 atau 0, itu disebut “digit biner”. Jadi kode biner aliran 1 dan 0, seperti urutan acak 100100100111. Bit-bit ini juga menunjukkan bagaimana prosesor Anda melakukan perhitungan. Dengan menggunakan prosesor 32 bit Anda dapat mewakili nomor dari 0 sampai 4.294.967.295 sementara untuk processor 64-bit dapat mewakili angka 0 sampai 18.446.744.073.709.551.615.
    Bagaimana anda mengetahui bahwa Windows anda bekerja untuk mesin 32 – atau mesin 64-bit?
    Untuk Windows Vista dan Windows 7
    Lakukan cara ini :
    Metode 1: Melalui  Control Panel
    • Klik Start Tombol Start, Ketik system di kotak Start Search, kemudian klik system dalam daftar Program.
    • Sistem operasi adalah ditampilkan sebagai berikut:
      • Untuk versi system 64-bit: 64-bit Operating System muncul untuk Jenis Sistem di bawah Sistem.
      • Untuk versi sistem operasi 32-bit: 32-bit Operating System muncul untuk Jenis Sistem di bawah Sistem.
    Metode 2 : Dengan menggunakan System Informasi Windows
    • Klik Start, ketik System pada kotak Start Search, lalu klik pilihan System Informasion
    • Pilih System Summary pada panel pilihan, maka Operating system akan ditampilkan sebagai berikut
      • Untuk Operating system 64 bit; tertulis, x64 bit-based PC untuk type system
      • Untuk operating sytem 32 bit, tertulis x86-based PC untuk type system
    Metode 2 : Melihat System Informasi Windows
    • Klik Start, kemudian klik Run
    • Ketik perintah winmsd.exe, pada kotak teks kemudian klik Ok
    • Klik peilihan System Summary pada panel navigasi, pada informasi kotak di sebelah kanan cari item Processor, maka bila tampil tulisan :
      • X86, berarti komputer anda bekerja dengan windows 32 bit
      • ia64 atau AMD64, berarti komputer anda bekerja pada windows 64 bit
    Bagaimana anda mengetahui bahwa Motherboard anda dapat menggunakan Processor 64 bit
    Metode 1 : Dari buku Manual
    Saat anda membeli motherboard, disertakan buku manual, anda dapat melihat type soket processor dan bila di buku tersebut tertulis kompatibel untuk processor 64 bit maka anda dapat menggunakan processor 64 bit.
    Metode 2 : Dengan menggunakan sorftware CPU Z
    • Download Software CPU-Z
    • Jalankan software terebut, lalu klik tab CPU
    • Lihat pilihan “Package” atau instruction, contohnya akan terlihat processor MMX, SSE, SSE2, SSE3. x86-64, berarti Motherboard dan Processor anda support untuk 64 bit, bila hanya tulisan x86, berarti komputer anda tidak support untuk 64 bit
    Manfaat sebenarnya dari mengatur ini tidak berasal dari jumlah bit, tetapi oleh struktur yang lebih baik dari sistem 64 bit dibanding dengan sistem 32 bit. Sebuah prosesor 64-bit yang dibuat dengan proses silikon yang lebih maju, memiliki transistor lebih banyak, dan kecepatan lebih cepat.
    Adapun sistem operasi 64-bit dan perangkat lunak, sangat banyak, tetapi tidak ada yang dalam versi final. Microsoft telah merilis versi beta dari Windows XP dengan mengambil keuntungan dari teknologi 64 bit, tapi masih ada masalah. Masalahnya adalah ketika Anda menjalankan program perangkat lunak 32-bit dalam lingkungan sistem operasi 64-bit. Banyak program tidak akan bekerja dengan baik, seperti Adobe Acrobat dan Windows Media Player, misalnya. Masalah lain adalah RAM. Anda benar-benar membutuhkan sekitar 4 GB RAM untuk mendapatkan kemampuan yang penuh dari prosesor 64-bit, sedangkan pemilik PC yang memiliki memori yang kurang dari 1 GB disarankan tidak menggunakan system 64 bit.
    Dengan mengetahui kemampuan komputer anda apakah menggunakan system 32 bit atau 64 bit, dan juga mengetahui apakah processor anda 32 bit atau 64 bit, maka anda tidak salah untuk memilih software yang disediakan seperti :
    1. Sekarang setiap driver hardware terdiri dari 2 instaler system antara 32 bit atau 64 bit, dengan demikian anda dapat memilih driver yang sesuai dengan komputer anda.
    2. Memilih OS atau CD OS, yang sesuai dengan kemampuan komputer anda.
    3. Menginstall atau mencari, membeli software-software yang disesuaikan dengan kemampuan komputer .
    sumber: www.edukasi.com
    Perbedaan Windows 32-bit dan Window 64-bit.
    Saat ini kita sering mendengar istilah windows 32 bit dan 64-bit Perbedaan32-bit dan 64-bit pada dasarnya mengacu pada teknologi pemroses (processor) pada komputer mengenai bagaimana menangani informasi.Adanya Windows32-bit dan 64-bit mengacu pada kemampuan processor yang dapat menjalankan jenis Windows ini. Windows 64-bit hanya dapat diinstall padakomputer yang processornya sudah mempunyai kemampuan 64-bit, dan Windows 32-bit dapat diinstall baik pada processor dengan kemampuan 32-bit maupun 64-bit. Perbedaan versi 32-bitdan 64-bit pada suatu software Windows ini mengacu pada edisi Windows yang digunakan, apakah Windows 32-bit atau 64-bit. Suatu software yang didesain untuk Windows 64-bit hanya bisa digunakan pada Windows 64-Bit, sedangkan software yang didesain untuk Windows 32-bitmasih mungkin bisa digunakan pada Windows 64-Bit tetapi tidak berlaku untuk semuasoftware.sebagai kesimpulan windows 64-bit mempunyai kemampuan 2 kalinya kemampuanwindows 32-bit. Sebagai contoh Pada arsitektur 32-bit, addressing registers mampu 'menunjuk' posisi memory dari 0 s/d 4'294'967'295 (4 GiB - 1). Inilah yang mengakibatkan muncul "batasan 4 GiB" pada sistem berbasis arsitektur 32-bit.
    Pada arsitektur 64-bit, addressing registers mampu 'menunjuk' posisi memory dari 0 s/d 18'446'744'073'709'551'615 (16 EiB - 1). Seperti kita lihat, tidak ada lagi 'batasan 4 GiB' pada sistem berbasis arsitektur 64-bit.
     supaya kita dapat memperoleh keunggulan sistem 64-bit, maka baik software dan hardware harus mendukung.
    Software 32-bit jalan di hardware 64-bit tidak bisa memanfaatkan kelebihan arsitektur 64-bit. (Software hanya akan menggunakan 32-bit saja dari 64-bit yang tersedia; 32-bit sisanya tidak dikenali) ==> disebut mode 32-bit.
    Sebaliknya, software 64-bit tidak bisa jalan di hardware 32-bit karena kebutuhannya akan lebar 64-bit tidak bisa dipenuhi.